Terima Kasih kerana memahami CARAku =)

aku sayang kamu dengan CARAku tersendiri..

jika mereka memilih untuk kerap bertemu,aku memilih untuk tidak bertemu..

jika mereka memilih utk kerap brhubung,aku memilih utk tdk berhubung..

jika mereka memilih untuk saling mengingati,aku memilih untuk tidak mengingatimu..

jika mereka memilih untuk saling merindu,aku memilih untuk tidak merinduimu..

kerana APA pilihanku berbeza dengan mereka?

kerana kamu BELUM tentu jadi milikku..

aku lebih senang bertemu dengan PELINDUNGku..

aku lebih suka berhubung dengan kekasihku dengan berdoa..

aku lebih selesa mengingati DIA yang sering mengingatiku..

aku sayang kamu namun aku LEBIH SAYANG DIA..

terima kasih kerana memahami caraku....

kerana aku lebih mementingkan redhaNYA dari redha insani..

::cintai DIA dahulu,pasti DIA akn memberi cinta yg terbaik untukmu::

..:::Istikarah Cinta:::..


Bersaksi cinta diatas cinta

Dalam alunan tasbih ku ini

Menerka hati yang tersembunyi

Berteman dimalam sunyi penuh do'a

Sebut nama Mu terukir merdu

Tertulis dalam sajadah cinta

Tetapkan pilihan sebagai teman

Kekal abadi hingga akhir zaman

Istikharah cinta memanggilku

Memohon petunjukmu

satu nama teman setia

Naluriku berkata

Dipenantian luahan rasa

Teguh satu pilihan

Pemenuh separuh nafasku

Dalam mahabbah rindu

diistikharah cinta..

Tuesday, 13 December 2011

Pengalaman Pahit & Manis Berpurdah

assalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh;)
Semoga antum2 semua sihat walafiat..insyaAllah..
sebenarnya ana x tau nk tulis ap..n then tbe2 plk rsa nk kongsi pnglman ana hehe
memang pahit..tpy bila pikir blik..lucu plk ase huhu...
sO trima larh cite ana yg x sbrpa ni dngn hati yg trbuka k....lalalala~~

Saturday, 10 December 2011

::: 5 KELEBIHAN AKHWAT (WANITA ) YANG DIJADIKAN SETAN UNTUK MELEMAHKAN IKHWAN (LELAKI) :::

5 KELEBIHAN AKHWAT (WANITA) YANG DIJADIKAN SETAN UNUTK MELEMAHKAN IKHWAN (LELAKI)


Akhwat adalah sosok yang sangatlah unik. Berbeda. Dan memiliki keistimewaan

 tersendiri. Islam bahkan memandang akhwat adalah sosok yang sangat spesial 


dan bahkan memberikan satu surat dalam Al-Quran untuk akhwat. An-Nisa. 


Rasulullah pun berkata bahwa sosok yang harus kita cintai setelah Allah SWT


 dan Rasulullah adalah : Ibu, Ibu, Ibu, barulah Ayah. Itu menunjukkan apresiasi


 yang sangat tinggi yang diberikan oleh islam kepada Akhwat. (Tapi orang barat


 suka bilang kalo islam itu melecehkan wanita.. Nah lho.. Mereka tidak melihat 



fakta kali ye... hehehe)









Namun Akhi, Ukhti, akhwat seringkali dibuat sebagai senjata yang Maha Dahsya

t oleh Syaitan Laknatullah untuk meluluhkan kehebatan iman seorang ikhwan.


 Ya, tidak dipungkiri, salah satu jalan utama syaitan untuk merasuk ke dalam 


dada seorang ikhwan adalah melalui akhwat itu tadi. Dalam sejarah, syaitan 


mengakui kepada Nabi Musa AS bahwa jalur utama syaitan dalam merasuk dan 


memperdaya manusia ada 3 : ketika Shalat, ketika marah, dan melalui akhwat.





Kali ini Insya Allah ane akan mengulas hasil rangkuman beberapa ulama

mengenai kekuatan akhwat yang dijadikan senjata oleh syaitan untuk

meluluhlantakkan hati seorang ikhwan. Tapi maaf sebelumnya, bukan bermaksud

 untuk memojokkan akhwat dan meninggikan ikhwan. Tapi hanya bermaksud

untuk saling mengingatkan. Karena, kalau hanya salah satu antara ikhwan atau

 akhwat saja yang menjaga hatinya, maka syaitan akan tetap mudah untuk

masuk. Tapi khan kalau kita sama-sama menjaga hati, Insya Allah akan lebih


baik bagi kita semua. Betul betul betul ?

Karena ingat, ketika syaitan sudah tidak mampu menyesatkan kita dengan

keburukan, maka dia akan menyesatkan kita dengan kebaikan. Faham khan?

Syaitan tidak akan pernah rela jika kita sebagai manusia mampu melenggang

mulus dan melakukan kebaikan tanpa dia ganggu. Naudzubillahi min dzalik.



Lantas apa kekuatan akhwat?



1. Air Mata.

Air mata akhwat adalah sesuatu yang seringkali digunakan syaitan untuk

meluluhkan hati seorang ikhwan. Air mata jelas sekali mampu meluluhkan hati

seorang ikhwan. Jangankan ikhwan biasa yang masih belajar tentang prinsip-

prinsip kehidupan. Seorang Umar bin Khattab RA yang ketika itu masih kafir dan

 memegang teguh prinsipnya pun diluluhkan oleh tangis adiknya hingga masuk




islam dan menjadi salah satu khalifah terkuat pada masa kejayaan islam di

dunia. Masih ingat khan kisahnya..?

So, gimana? Buat akhwat, afwan, bisa lebih berhati-hati lagi dalam

mengeluarkan air mata. Apalagi ketika sudah ada ikhwan yang bukan muhrim


 ada di sekitar anti. Apalagi kalau si ikhwannya ada perasaan sama anti. Wah,

 gawat tuh. Bisa-bisa Syaitan terbahak dan bertepuk tangan karena kelakuan kita

 itu. Naudzubillahi min dzalik.

Menangis adalah muara dari perasaan. Jikalau terlalu senang, kita bisa

menangis. Jikalau terlalu sedih pun demikian. Jikalau sangat marah, kita juga

mengeluarkan bulir-bulir air mata. Dan itu semua fitrah. Hanya saja, ketika ada

sesuatu yang tidak tepat pada tempatnya, baik tidak disengaja apalagi kalau

sengaja, akan menjadi senjata yang kuat bagi syaitan laknatullah.

Buat ikhwan, lebih waspada lagi sama syaitan..! Salah satunya lewat akhwat ini.

Coba aja bayangin, kalau ada akhwat memohon sesuatu ke kita, sampe

mengeluarkan air mata. Gimana sikap kita? Itu yang harus kita manage dengan

 sebaik mungkin. Tentu dengan manajemen hati yang tepat.



2. Senyuman.

Senyuman akhwat itu salah satu yang sangat mudah dijadikan oleh syaitan

dalam memperdaya ataupun melelehkan hati seorang ikhwan. Apalagi kalau si

akhwat yang sudah punya satu fikroh. Tentu akan sangat meluluhkan hati

seorang ikhwan.

Lantas bagaimana? Allah telah jelas dan tegas memerintahkan kita dalam surah

 An-Nur ayat ke 30 hingga ke 31. Ayatnya yang berbunyi : “Katakanlah kepada

 laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya...” dan ayat ke 31

 juga yang berbunyi “Dan katakanlah kepada perempuan yang beriman, agar

mereka menjaga pandangannya....” menunjukkan solusi yang seharusnya kita

lakukan bersama. Para ikhwan maupun akhwat sudah selayaknya menjaga



pandangan mereka.

Ustadz ane bilang, kalau kita berbicara dengan lawan jenis sebaiknya tidak

melihat langsung kepada wajahnya. Lihatlah beberapa senti di sampingnya.

Senyum akhwat kalau sudah tertangkap oleh mata seorang ikhwan, weish... Bisa

bahaya tuh.




3. Tutur kata


Akhwat itu memiliki jenis suara yang berbeda dengan ikhwan. Jenis suara

akhwat itu lebih lembut dan tinggi daripada ikhwan. Kalau ikhwan, lebih nge-

bass dan lebih rendah. Ternyata itu juga dijadikan senjata oleh syaitan untuk

memperdaya ikhwan. Apalagi kalau si akhwatnya itu juga pakai intonasi yang

sengaja di’naik-turun’kan. Memberi nada centil. Wah, udah bahaya itu. Hati

ikhwan bisa berdesir mendengarnya.



Lantas bagaimana lagi? Untuk akhwat, berbicaralah yang tegas! Tidak


menimbulkan kesan

 yang manja atau


 gimanaaa gitu.. (ngerti khan? Hhe..) Berbicaralah dengan retorika yang tegas

dan seperlunya saja. Rasulullah SAW juga memerintahkan kita untuk berbicara

 yang benar, atau diam! Benar khan?


Suara akhwat itu sangat dilindungi dan dihargai oleh Islam. Bahkan ada

beberapa ulama yang mengatakan bahwa nasyid akhwat itu tidak baik didengar

 oleh ikhwan. Karena, getaran suaranya itu besar kemungkinan dapat

menimbulkan perasaan yang berbeda di hati ikhwan. Waduhh....

Ikhwan, jangan sok kasih perhatian. Jangan malah memancing akhwat untuk

bersuara seperti yang dimaksudkan tadi. Ya, berhati-hatilah dalam mengolah

hati. Berhati-hatilah dalam memberikan perhatian.





4. Berhias

Banyak perdebatan di sini. Tapi ternyata berbahaya juga lho. Salah satunya bagi

 akhwat yang memakai parfum atau wewangian. Rasulullah berkata bahawa 


barang siapa akhwat (wanita) yang memakai wewangian kemudian dia berjalan


 di depan seorang ikhwan (laki-laki) sehingga sang ikhwan mencium wewangian


 tersebut, maka sang akhwat dianggap pezina. Naudzubillahi min dzalik..

Yang masih jadi perdebatan itu tentang celak yang seringkali digunakan akhwat

. Apakah itu termasuk berhias yang berlebihan? Menurut ustadz ane sih, katanya

 yang namanya celak itu pada umumnya pada zaman Rasulullah dipakai untuk

ikhwan. Bukan akhwat. Adapun akhwat-akhwat muslimah yang memakai celak

itu hanya bagi suami-suami mereka, ketika suami mereka baru pulang dari


peperangan atau dari mencari nafkah bagi keluarga. Nah, kalau itu mah beda

lagi. Kalau sama suami, Insya Allah halal. Malah jadi pahala bagi sang akhwat.

 Jadi, celak yang digunakan tersebut kurang pas kalau dipakai sama akhwat-

akhwat di luar rumah. Apalagi kalau sengaja berniat berhias diri. Naudzubillahi

 min dzalik...





5. Kecerdasan

Nah, ini yang paling berbahaya atau paling sulit untuk dihindari. Akhwat yang

cerdas seringkali dijadikan senjata yang sangat ampuh untuk meluluhkan hati

seorang ikhwan. Seringkali ikhwan tidak melihat paras atau rupa dari si akhwat.

 Tapi kecerdasannya. Retorika berbicara serta bobot yang dia bicarakan. Apalagi

 kalau sudah satu fikrah, satu persepsi fikiran yang sama. Makanya, syaitan

paling sering memakai kelebihan akhwat yang satu ini.



Jalan keluarnya bagaimana? Untuk keseluruhan, sebenarnya hanya ada dua

intinya. Sang ikhwan harus menjaga diri serta hati mereka, dan sang akhwat

juga demikian. Ketika diri telah dibersihkan dan hati telah disucikan, Insya Allah

 tidak syaitan juga akan kelelahan menggoda kita. Jangan lupa fasilitas istigfar

yang diciptakan Allah untuk kita semua umat muslim. Selalu beristigfar setiap

waktu. Ingat Allah setiap waktu.

Semoga dengan itu kita mampu menghindarkan diri dari godaan syaitan

laknatullah. Insya Allah...

Nah, itu dia akhi, ukhti, rangkuman dari pendapat beberapa ulama mengenai

akhwat dan ikhwan dan syaitan ketika telah berada di antaranya. Semoga

bermanfaat ya..!

The Art Of Islam

Wednesday, 7 December 2011

..Terima kasih kerana memahami caraku..

aku sayang kamu dengan CARAku tersendiri..
jika mereka memilih untuk kerap bertemu,aku memilih untuk tidak bertemu..
jika mereka memilih utk kerap brhubung,aku memilih utk tdk berhubung..
jika mereka memilih untuk saling mengingati,aku memilih untuk tidak mengingatimu..
jika mereka memilih untuk saling merindu,aku memilih untuk tidak merinduimu..
kerana APA pilihanku berbeza dengan mereka?
kerana kamu BELUM tentu jadi milikku..
aku lebih senang bertemu dengan PELINDUNGku..
aku lebih suka berhubung dengan kekasihku dengan berdoa..
aku lebih selesa mengingati DIA yang sering mengingatiku..
aku sayang kamu namun aku LEBIH SAYANG DIA..
terima kasih kerana memahami caraku....
kerana aku lebih mementingkan redhaNYA dari redha insani..
::cintai DIA dahulu,pasti DIA akn memberi cinta yg terbaik untukmu::
~QIELAH SMILEY~

YA Allah jauhkanlah aku dari rasa Cemburu...:)


ya tuhan..jauhkan lah aku dari rase cemburu..sesungguhnya rase itu sangat mendalam kesan didalam hati ini..rase itu juga mampu membunuh setiap hubungan yang terjalin dan rasa itu juga mampu memusnahkan ukhuwah yang telah terbina..

haish..cemburu..rase yang paling aku ingin elakkan dengan sesiapa aje..xkisahlah owg rapat atau jaoh..
baik atau jahat..miskin atau kaya..tapi mampukah diriku menghadapi semuanya?
manusia dicipta dengan sepasang tangan..ade kiri dan ada kanan..
sepasang mata..untuk melihat
sepasang telinga untuk mendengar
sepasang kaki untuk berjalan
tapi manusia cume diberi sekeping hati..sekeping hati yang tiada pasangan..
kenapa? sebab hati mmg tercipta untuk mencari pasangan yang tiada siapa tahu pemiliknya.
Hati dipilih oleh tuhan untuk memiliki sayang.. Kerana sayang, Hati rela Menangis, Hati rela Dilukai.. Dan kerana sayang, Hati rela Berkorban (: 





manis mendengar kata2 hikmah..harap hati aku memiliki tahap sayang yang tinggi walaupun suatu masa nanti mungkin hati ini juga yang akan dilukai..sesungguhnya prinsip hidup aku, asalkan seseowg yang aku sayangi sentiasa bahagia tidak semestinya ketika die dengan aku,namun aku akan redha kan saja pemergiannya.. redha kan saje kebahagiaannya..redha kan saje setiap yang berlaku..
sebab aku yakin dan percaya suatu masa nanti mungkin di hadapan sane perjalanan hidup ini tuhan telah sediakan sesuatu yang jaoh lagi baik dan membahagiakan..

bila hati berkata2,tiada siapa akan menyangka..
Ya tuhan..jaohkan lah hati ini dari sifat cemburu dan salah sangka..sesungguhnya aku hambamu yang lemah dan sentiasa melakukan silap dan khilaf..berikanlah aku kekuatan untuk menempuhi segala dugaan dan cabaran yang mana tiada siapa pn tahu apa yang akan berlaku..amiiinnn :D

SURAT ADAM UNTUK HAWA :)


 Dengan nama Allah swt Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang………..
Didoakan semoga kalian berada dibawah lembayung rahmat dan keredhaan Allah swt….

Hawa....

Maafkan aku jika coretan ini bisa menggores hatimu. Meskipun kutahu,jiwamu selembut sutera dan bisa hancur lantaran kata-kata yang bakal ku ungkap ini, mengertilah duhai Hawa, karena kaulah pengobat kesunyian waktu aku di syurga dulu dan engkau juga asalnya dari tulang rusuk kiriku yang bengkok,lantas kerana bimbang hidupmu terlepas dari landasan yang sebenarnya,kugagahi jua diri ini....

Hawa....
Maha Suci Allah yang telah mentakdirkan kaummu melebihi bilanganku di akhir zaman ini. Itulah kebesaran dan KEAGUNGAN Allah swt dalAm urusan-Nya. Bayangkanlah Hawa...sekiranya kaumku melebihi kaummu, yang pasti dunia ini kan bercerai berai karena huru-hara dan diselimuti warna-warna suram lantaran kekejaman dan penindasan....

Hawa....
Suka untukku mengajak dirimu agar berfikir sejenak tentang hakikat kekalutan yang melanda disaat ini. Tapi permintaanku,duhai Hawa...cobalah ! Renungkan juga yang sebenarnya dirimu kini sudah berubah...Tidakkah kau mengerti bahwa dirimu kini, kian berubah..

Tidakkah kau mengerti bahwa dirimu adalah umpama sekuntum bunga yang indah di pandangan mata namun bukan perhiasan semata-mata. Duri-duri yang melingkarimu itulah hijab yang digariskan oleh Allah swt sebagai pelindung sebagai aurat seorang yang bergelar wanita. Mengapa Hawa? Mengapa harus kau biarkan ia terlihat kepada kami,kaum ajnabimu?

Betapa hancurnya hatiku menyaksikan dirimu menjadi bahan yang dapat ddipermainkan. Dimana-mana saja,bisaku lihat dirimu mengayunkan langkah ,bukan sebaik dulu lagi. Langkahmu kian pantas. Apa sebenarnya yang engkau kejar?. Aku sendiri tak pasti! Terkadang, ku tak dapat membedakan antara dirimu dan teman-teman yang lain, bersama hayunan langkah itu, suaramu kian meninggi,diiringi gelak tawa yang cukup memedihkan mata dan hatiku ini...

Sedarkah kau Hawa.....?
Haruskah aku terima hakikat yang kau kini sudah berubah?
Semakin jauh dari landasan Tuhan yang pernah kuhimbau buatmu dahulu!

Hawa....
Mengapa mesti dirimu kini jadi tontonan ramai? Perlukah kau hiasi dirimu untuk menarik perhatian sehingga yang seharusnya menutupi auratmu, kau miliki dari ciri-ciri yang dilarang dalam Islam? Sukar bagiku untuk melihat kembali keadaan yang mana sesederhana yang mungkin! Cukup untukku merasakan kehadiranmu disaat ini tidak lebih dari mempamerkan perhiasan diri yang kau punyai.

Fahamilah Hawa,usahlah menurut kerakusan nafsu menjelajahi sebutir peluru yang bisa hinggap di mana saja meninggalkan fitnah buat kaumku ini....

Hawa....
Betapa sakit dan pedihnya disaat kulihat auratmu menjala, di sekeliling pandangan. Aku tidak mau Hawa..Suatu hari nanti, di negeri yang abadi itu, memperlihatkan siksaan terhadapmu yang ku kira paling dahsyat, apa tidaknya.Seurat rambutmu yang keluar, ular menanti dimana-mana, sejengkal tanganmu kelihatan ...aduh!! Banyaknya siksaan menantimu!...

Mengapa begitu Hawa? Tidakkah kau ingat apa yang perlu kau jaga adalah maruahmu! Maruah seorang wanita yang tersandar di bahumu kelemahan dan kekurangan!!

Jadi bagaimana seandainya kelakuan dan auratmu terpamer di mana-mana saja?

Hawa...
Tidakkah kau malu dengan pembohongan yang kau sembunyikan dalam dirimu sendiri?
Di sini auratmu kau lindungi dibalik pakaianmu, atas dasar peraturan dan persekitaran kalian. Tetapi jauh nan diluar sana ,tersentak diriku tatkala dirimu telah jauh berbeda! Tudung ke mana,jilbab ke mana? Apatah lagi tingkah lakumu..! Dimana kau letakkan martabat seorang yang bergelar muslimah? Aku diselubungi rasa malu atas penghinaan ini!

Hawa....
Tutupilah auratmu, jagalah dirimu ,bertuturlah dengan suara yang lembut mampu kau kawal lantaran jika terlanjur, semuanya bisa membawa dosa padamu.

Jangan kau memperlihatkan apa yang tersembunyi pada dirimu..tapi ingatlah ,cukuplah sekadar tapak tangan dan wajahmu yang dizahirkan ,namun bukan kakimu,rambutmu,dan jua tubuhmu.....


Firman Allah swt:

“Dan katakanlah kepada wanita-wanita beriman,hendaklah mereka menahan dari pandangan mata mereka dan memelihara kemaluan mereka dan jangan menampakkan perhiasan mereka kecuali yang zahir daripadanya...”

Hawa....
Mungkin ku harus menghentikan bicara pertama ini di sini dulu...

Andai diizinkan Allah swt, kita bersua lagi dilain lembaran dan yang pasti aku tetap terus 
membimbingmu. Harapanku agar muncullah walaupun hanya secercah kesadaran dihatimu dan akan mendoakan moga Allah swt membuka hati kalian untuk mencetuskan perubahan....Akhir kata ,ketahuilah.............

“DUNIA INI MERUPAKAN PERHIASAN
DAN SEBAIK-BAIK PERHIASAN ADALAH WANITA SOLEHAH”
Disadur dari kisah inspiratif islam :)


..SURAT HAWA BUAT ADAM..


“CINTA SEJATI, CINTA ABADI BERKEKALAN”
Ohh Adam…
Adam….. Maafkan aku jika coretan ini memanaskan hatimu. Sesungguhnya aku adalah Hawa, temanmu yang kau pinta semasa kesunyian di syurga dahulu.
Aku asalnya dari tulang rusukmu yang bengkok. Jadi tidak hairanlah jika perjalanan hidupku sentiasa inginkan bimbingan darimu, sentiasa mau terpesong dari landasan, kerana aku buruan syaitan.
Adam… Maha suci Allah yang mentakdirkan kaumku lebih ramai bilangannya dari kaummu dia akhir zaman, itulah sebenarnya ketelitian Allah dalam urusanNya Jika bilangan kaummu mengatasai kaumku nescaya merahlah dunia kerana darah manusia, kacau-bilaulah suasana, Adam sama Adam bermusuhan kerana Hawa.
Buktinya cukup nyata dari peristiwa Habil dan Qabil sehinggalah pada zaman cucu-cicitnya. Pun jika begitu maka tidak selaraslah undang-undang Allah yang mengharuskan Adam beristeri lebih dari satu tapi tidak lebih dari empat pada satu waktu.
Adam… Bukan kerana ramainya isterimu yang membimbangkan aku. Bukan kerana sedikitnya bilanganmu yang merunsingkan aku. Tapi… aku risau, gundah dan gulana menyaksikan tingkahmu. Aku sejak dulu lagi sudah tahu bahawa aku mesti tunduk ketika menjadi isterimu.
Namun… terasa berat pula untukku meyatakan isi perkara.
Adam… Aku tahu bahawa dalam Al-Quran ada ayat yang menyatakan kaum lelaki adalah menguasai terhadap kaum wanita. Kau diberi amanah untuk mendidik aku, kau diberi tanggungjawab untuk menjaga aku, memerhati dan mengawasi aku agar sentiasa didalam redha Tuhanku dan Tuhanmu.
Tapi Adam… nyata dan rata-rata apa yang sudah terjadi pada kaumku kini, aku dan kaumku telah ramai menderhakaimu. Ramai yang telah menyimpang dari jalan yang ditetapkan Asalnya Allah mengkehendaki aku tinggal tetap dirumah. Di jalan-jalan, di pasar-pasar, di bandar-bandar bukan tempatku. Jika terpaksa aku keluar dari rumah seluruh tubuhku mesti ditutup dari hujung kaki sampai hujung rambut.
Tapi.. realitinya kini, Hawa telah lebih dari sepatutnya.
Adam… Mengapa kau biarkan aku begini? Aku jadi ibu, aku jadi guru, itu sudah tentu katamu. Aku ibu dan guru kepada anak-anakmu. Tapi sekarang diwaktu yang sama, aku ke muka menguruskan hal negara, aku ke hutan memikul senjata. Padahal, kau duduk saja. Ada diantara kau yang menganggur tiada kerja. Kau perhatikan saja aku panjat tangga di pejabat bomba, kainku tinggi menyingsing peha mengamankan negara. Apakah kau sekarang tidak lagi seperti dulu? Apakah sudah hilang kasih sucimu terhadapku?
Adam… Marahkah kau jika kukatakan andainya Hawa terpesong, maka Adam yang patut tanggung! Kenapa? Mengapa begitu ADAM? Ya! Ramai orang berkata jika anak jahat emak-bapak tak pandai didik, jika murid bodoh, guru yang tidak pandai mengajar! Adam kau selalu berkata, Hawa memang degil, tak mahu dengar kata, tak mudah makan nasihat, kepala batu, pada hematku yang dhaif ini Adam, seharusnya kau tanya dirimu, apakah didikanmu terhadapku sama seperti didikan Nabi Muhammad SAW terhadap isteri-isterinya? Adakah Adam melayani Hawa sama seperti psikologi Muhammad terhadap mereka? Adakah akhlak Adam-Adam boleh dijadikan contoh terhadap kaum Hawa?
Adam… Kau sebenarnya imam dan aku adalah makmummu, aku adalah pengikut-pengikutmu kerana kau adalah ketua. Jika kau benar, maka benarlah aku. Jika kau lalai, lalailah aku. Kau punya kelebihan akal manakala aku kelebihan nafsu.
Akalmu sembilan, nafsumu satu. Aku…akalku satu nafsuku beribu! Dari itu Adam….pimpinlah tanganku, kerana aku sering lupa, lalai dan alpa, sering aku tergelincir ditolak sorong oleh nafsu dan kuncu-kuncunya.
Bimbinglah daku untuk menyelami kalimah Allah, perdengarkanlah daku kalimah syahdu dari Tuhanmu agar menerangi hidupku. Tiuplah ruh jihad ke dalam dadaku agar aku menjadi mujahidah kekasih Allah.
Adam… Andainya kau masih lalai dan alpa dengan karenahmu sendiri, masih segan mengikut langkah para sahabat, masih gentar mencegah mungkar, maka kita tunggu dan lihatlah, dunia ini akan hancur bila kaumku yang akan memerintah. Malulah engkau Adam, malulah engkau pada dirimu sendiri dan pada Tuhanmu yang engkau agungkan itu…
Ikhlas dari


Hawa
para ADAM, balas surat HAWA ini…
para HAWA